
Prestasi diraih oleh dosen Akademi Kebidanan Saleha. Tim peneliti yang terdiri dari Kaifar Nuha, S.Tr.Keb., M.Keb., Cut Efriana, SST., M.K.M., dan Shella Kamal, S.Tr.Keb., M.Keb. berhasil mendapatkan pendanaan hibah penelitian dari BIMA (Bantuan Insentif Mengelola Aplikasi Riset dan Inovasi).
Penelitian yang diajukan berjudul:
“Perbedaan Efektivitas Varian Dosis dari Pemberian Ekstrak Daun Kelor terhadap Penurunan Intensitas Dismenorea Primer”
Melalui penelitian ini, tim berfokus pada potensi ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) sebagai salah satu alternatif terapi alami untuk mengurangi nyeri haid (dismenorea primer) yang kerap dialami perempuan. Kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu kebidanan dan kesehatan reproduksi.
Dari proposal yang diajukan, tim peneliti Akbid Saleha berhasil memperoleh pendanaan sebesar Rp. 14.750.000,-. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen dosen Akbid Saleha dalam meningkatkan kualitas penelitian serta berkontribusi terhadap inovasi kesehatan masyarakat.
Direktur Akademi Kebidanan Saleha menyampaikan apresiasinya kepada tim peneliti. “Kami sangat bangga dengan prestasi para dosen yang terus berupaya meningkatkan mutu penelitian. Semoga hasil riset ini dapat memberi manfaat luas, khususnya bagi perempuan dalam mengatasi dismenorea primer secara lebih alami dan efektif.”
Dengan raihan hibah ini, diharapkan semakin banyak penelitian inovatif lahir dari Akbid Saleha untuk mendukung kemajuan pendidikan dan kesehatan di Indonesia.